Jakarta, 8 Oktober 2026 — PT Investasi Hijau Selaras (HIJAU), BASE Foundation, dan ASEAN Centre for Energy (ACE) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding atau MoU) dalam kerangka Energy Savings Insurance (ESI) Indonesia Pilot Partnership. Kemitraan ini menjadi langkah untuk mendukung pengembangan proyek efisiensi energi serta mendorong investasi yang lebih terukur bagi pelaku usaha di Indonesia.
Penandatanganan MoU berlangsung di kantor HIJAU, Jakarta, dengan format hybrid yang mempertemukan perwakilan ketiga organisasi secara langsung dan virtual. Kolaborasi ini merupakan bagian dari program ESI Indonesia di bawah UK PACT Phase II, yang bertujuan membantu mengatasi hambatan investasi efisiensi energi melalui mekanisme pengelolaan risiko kinerja teknologi.
Mendorong Investasi Efisiensi Energi melalui ESI Indonesia
Energy Savings Insurance (ESI) Indonesia merupakan inisiatif yang diimplementasikan oleh BASE Foundation, atau Basel Agency for Sustainable Energy, dengan ASEAN Centre for Energy (ACE) sebagai mitra koordinasi lokal dan regional. Program ini didukung melalui UK Partnering for Accelerated Climate Transitions (UK PACT) Phase II.
Salah satu tantangan dalam pengembangan proyek efisiensi energi adalah ketidakpastian mengenai pencapaian penghematan energi yang dijanjikan oleh penyedia teknologi. Bagi pelaku usaha, ketidakpastian ini dapat memengaruhi keputusan investasi, meskipun teknologi yang lebih efisien berpotensi mendukung pengurangan konsumsi energi dan biaya operasional.
Melalui kerangka ESI Indonesia, tantangan tersebut diatasi dengan pendekatan yang menggabungkan tiga instrumen utama: jaminan penghematan energi secara kontraktual dari penyedia teknologi, dukungan asuransi terhadap jaminan tersebut, serta pengukuran dan validasi independen untuk memverifikasi hasil penghematan energi.
Instrumen tersebut dirancang untuk memberikan kerangka yang lebih terstruktur dalam mengelola risiko kinerja teknologi. Dengan adanya jaminan dan proses validasi yang independen, pelaku usaha diharapkan memiliki dasar yang lebih kuat untuk mengevaluasi hasil proyek dan mempertimbangkan investasi efisiensi energi.
Peran HIJAU, BASE Foundation, dan ACE dalam Kemitraan
Melalui penandatanganan MoU ini, HIJAU, BASE Foundation, dan ACE berkolaborasi sesuai dengan peran masing-masing untuk mendukung pengembangan proyek percontohan dalam kerangka ESI Indonesia.
BASE Foundation berperan dalam pengembangan dan implementasi kerangka ESI, termasuk instrumen yang mendukung pengelolaan risiko investasi efisiensi energi. Dalam kemitraan ini, BASE juga berkomitmen menyediakan dukungan hingga GBP 1.500 untuk biaya validasi independen, sesuai dengan ketentuan program.
ASEAN Centre for Energy (ACE) berperan sebagai mitra koordinasi lokal dan regional. Melalui dukungan koordinasi tersebut, ACE membantu menghubungkan pihak-pihak terkait dan mendukung pengembangan kemitraan dalam konteks kebutuhan pasar energi Indonesia.
Sementara itu, HIJAU berperan sebagai calon klien dan mitra proyek percontohan dalam kerangka ESI Indonesia. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang solusi energi dan layanan efisiensi energi, HIJAU memiliki peluang untuk mengeksplorasi penerapan instrumen ESI pada proyek yang membutuhkan jaminan kinerja teknologi dan validasi penghematan energi.
Kolaborasi ini menjadi langkah awal untuk menghubungkan kerangka pengelolaan risiko yang dikembangkan melalui ESI dengan kebutuhan proyek efisiensi energi di sektor bisnis Indonesia.
Membuka Peluang Pengembangan Proyek Efisiensi Energi
Melalui ESI Indonesia Pilot Partnership, ketiga organisasi berharap dapat mendukung pengembangan proyek efisiensi energi dengan pendekatan yang lebih terukur. Integrasi jaminan penghematan energi, dukungan asuransi, dan validasi independen dapat membantu meningkatkan kepercayaan terhadap hasil proyek serta mendukung pertimbangan investasi oleh pelaku usaha.
Bagi perusahaan yang ingin meningkatkan efisiensi operasional, pendekatan ini memberikan kerangka untuk mengevaluasi kinerja teknologi dan penghematan energi yang dihasilkan. Pengukuran dan validasi yang independen juga dapat membantu memastikan bahwa hasil proyek dinilai berdasarkan data dan metode yang sesuai.
Selain pengembangan proyek percontohan, kemitraan ini membuka peluang untuk menjajaki kolaborasi lanjutan dalam pengembangan model bisnis Cooling as a Service (CaaS), eksplorasi skema pembiayaan inovatif untuk efisiensi energi, serta potensi keterlibatan bersama dalam jaringan SET Alliance.
Peluang tersebut menjadi bagian dari agenda kolaborasi yang lebih luas untuk mendukung pengembangan model layanan energi yang sesuai dengan karakteristik pasar Indonesia.
Mendorong Masa Depan Efisiensi Energi yang Lebih Terukur
Penandatanganan MoU ESI Indonesia Pilot Partnership menandai langkah penting dalam memperkuat kolaborasi antara HIJAU, BASE Foundation, dan ASEAN Centre for Energy untuk mendukung investasi efisiensi energi di Indonesia.
Melalui kemitraan ini, pengembangan proyek tidak hanya berfokus pada penerapan teknologi, tetapi juga pada bagaimana kinerja dan penghematan energi dapat dikelola serta divalidasi secara lebih terstruktur. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi ketidakpastian investasi dan membuka peluang bagi lebih banyak pelaku usaha untuk mengeksplorasi solusi efisiensi energi.
Bagi HIJAU, partisipasi dalam ESI Indonesia Pilot Partnership merupakan peluang untuk mengembangkan solusi energi yang selaras dengan kebutuhan operasional bisnis sekaligus mendukung upaya peningkatan efisiensi energi. Ke depan, kolaborasi dengan BASE Foundation dan ACE diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pengembangan proyek percontohan dan peluang kerja sama yang mendukung sistem energi yang lebih efisien dan berkelanjutan di Indonesia.